Jangan pakai jilbab !!! bila....
tulisan ini gw kutip dari suatu artikel , gw persembahin buat temen2 gw yang sampai saat ini mungkin belum ketemu "hidayah",smoga tulisan ini bermanfaat...
Nb : tulisan ini gw persembahin khusus buat cewe2 ,
gw harap yang cowo2 jangan baca yah, gw takut ntar setelah baca tulisan ini akhirnya kalian memutuskan untuk pake jilbab ( ex : bayu cOb0l )
"bay gw tau perasaan lu, hidup memang keras nak, tp please dech jangan pake jilbab dulu..., ntar gw kaga bisa grepe2 lu lagi dech wakakakkaka........"
ALASAN I :
Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan
jilbab
Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari
ini;
Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui
kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya,
sambil kemudian mengucap Laa Ilaa haIllallah! Yang
menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan
rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya.
Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh
hukumnya.
Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab
termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur
dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata;
Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera
di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SAWW
yang suci.
Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya
akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak
melaksanakan hukum dan perintahnya?
ALASAN II :
Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya
melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan
masuk neraka.
Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza
wa Jalla termulia, Rasulullah SAWW dalam nasihatnya
yang sangat bijaksana; "Tiada kepatuhan kepada suatu
ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah SWT." (Ahmad)
Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati
posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah
ayat disebutkan; "Sembahlah Allah dan janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat
baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . . " (QS.
An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orangtua tidak
terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila
berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT. Allah
berfirman; "dan jika keduanya memaksamu untuk
mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada
pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu
mengikuti keduanya¢®K" (QS. Luqman : 15)
Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani
perintah Allah SWT tidak menyebabkan kita dapat
berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus
hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah
berfirman di ayat yang sama; "dan pergaulilah keduanya
di dunia dengan baik."
Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu
namun melanggar Allah SWT yang menciptakan kamu dan
ibumu.
ALASAN III :
Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya
memakai jilbab.
Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus
dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang penipu yang
mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak
memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe
dia adalah wanita yang tulus dan jujur.
"Apakah anda tidak menyadari saudariku
tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan
untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya
dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim
untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku,
menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan
dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini,
bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya
untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan
menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?"
Bukankah Allah SWT telah berfirman; "maka
bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan,
jika kamu tidak mengetahui" (QS An-Nahl : 43).
Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu.
Apabila kau harus keluar rumahmu, tutupilah auratmu
dengan jilbab, carilah kesenangan Allah SWT daripada
kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari
pemandangan yang memabukkan dari seorang wanita.
Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan
tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan
menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan
Allah SWT akan membuat segala permasalahan mudah
untukmu. Bukankah Allah SWT telah berfirman;
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia
akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya
rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.." (QS.
AtTalaq :2-3).
Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang
ditentukan oleh Allah SWT. Dan tidak bergantung pada
kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang
mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku.
Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh
pada Allah SWT dan Rasul-Nya SAW, dan bergantung pada
hukum Allah SWT yang murni.
Dengarkanlah kalimat Allah; "sesungguhnya orang yang
paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang
yang paling bertakwa diantara kamu.." (QS. Al-
Hujurat:13).
Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari
kesenangan dan keridhoan Allah SWT, dan berikan harga
yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat
menjerumuskanmu.
ALASAN IV :
Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak
dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat
mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab.
Allah SWT memberikan perumpamaan dengan mengatakan;
"api neraka jahannam itu lebih lebih sangat panas(nya)
jikalau mereka mengetahui.." (QS At-Taubah : 81)
Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di
daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya
saudariku, syetan telah mencoba membuat talli besar
untuk menarikmud ari panasnya bumi ini kedalam
panasnya suasana neraka.
Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk
melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan
kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas
hukuman dari Allah SWT akan jauh lebih berat dari apa
yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini.
Kembalilah pada hukum Allah SWT dan berlindunglah dari
hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; "mereka
tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula
mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah"
(QS. AN-NABA 78:24-25).
Kesimpulannya, surga yang Allah SWT janjikan, penuh
dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka
penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.
ALASAN V :
Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain
hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat
banyak sekali orang yang begitu.
Kepada saudari itu saya berkata, "apabila semua orang
mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan
meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti!
Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena
mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu
shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan
ramadhan, karena mereka tekut tidak dapat menunaikan
satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan
seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan
telah menjebakmu lagi dan memblokade petunju bagimu?
Allah SWT menyukai ketaatan yang berkesinambungan
walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau
dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang
benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai
jilbab? Rasulullah SAWW bersabda; "Perbuatan yang
paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang
terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil."
Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka
yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab
mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka
tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya?
Allah SWT sesungguhnya telah berfirman; "maka kami
jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang
dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa
kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang
yang bertakwa" (QS. AL BAQARAH 2:66)
Kesimpulannya, apabila kau memegang teguh petunjuk dan
merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan
meninggalkan sekali pun perintah Allah SWT setelah kau
melaksanakannya.
ALASAN VI :
Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit,
jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah.
Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak
memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum,
berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah
Allah SWT dan bukanlah suami yang berharga sejak
semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan
untuk melindungi dan menjaga perintah Allah SWT, dan
jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan
menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga
Allah SWT. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidak-
taatan kepada Allah SWT, akan selalu menghadapi
kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di
akhirat nanti.
Allah SWT bersabda; "dan barangsiapa berpaling dari
peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan
yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari
kiamat dalam keadaan buta" (QS. TAHA 20:124)
Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan
dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki.
Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara
mereka yang tidak memakai jilbab tidak?
Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa
ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju
sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada
ketertutupan. Saudariku, suatu tujuanyang murni, tidak
akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor
dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta
terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus
dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat
Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk
mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada
untuk mencapai tujuan tersebut.
Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu
perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.
ALASAN VII :
Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah
SWT : "dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah
kamu menyebut-nyebutnya (dengan
bersyukur)"(QS.Ad-Dhuhaa 93: 11). Bagaimana mungkin
saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan
rambutku yang indah?
Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama
itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri
! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat
itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila
yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini
tidak mengikuti ayat : "janganlah mereka menampakkan
perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya" (QS
An-Nur 24: 31] dan sabda Allah SWT: "katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri
orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya.." (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan
darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah
sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang
oleh Allah SWT, yang disebut at-tabarruj dan
as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah SWT bagi kita
adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah
menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan
menelaah anugerah terbesar bagimu ini?
Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan
terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan
hijab?
ALASAN VIII :
Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya
akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan
diberi petunjuk olehNya.
Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau
langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah,
petunjuk dari Allah SWT seperti yang dia katakan? Kita
mengetahui bahwa Allah SWT dalam kalimat-kalimat
bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala
sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan
sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya.
Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan
dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan
segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah
Al-Fatihah 1:6 "Tunjukilah kami jalan yang lurus"
serta berkumpul mencari pengetahuan kepada
muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang
menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan
jilbab?
Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar
serius dalam mencari atau pun menunggu petunjuk dari
Allah SWT, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan
menuju pencariannya itu.
ALASAN IX :
Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda
untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti
seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi
haji.
Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu
di pintumu kapan saja Allah SWT berkehendak.
Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasi
antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat
kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan
Allah SWT bersabda; "tiap umat mepunyai batas waktu;
maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat
mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat
(pula) memajukannya" (QS Al-An'aam 7:34] saudariku
tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan
pada Allah SWT; "berlomba-lombalah kamu kepada
(mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang
luasnya seluas langit dan bumu.." (QS Al-Hadid 57:21)
saudariku, jangan melupakan Allah SWT atau Ia akan
melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau
melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak
jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang
orang-orang yang munafik, "dan janganlah kamu seperti
orang- orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah
menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri" (QS
Al-Hashr 59: 19)
saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan
memudahkanmu. Karena Allah SWT akan menanyakanmu akan
waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap
waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti.
Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu
dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat
menjamin kehidupannya hingga esok hari.
ALASAN X :
Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap
dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci
pengelompokan!
Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan
keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama
adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang
diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan
mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang
terkutuk (hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah
SWT. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah
Allah SWT, dan ternyata disekelilingmu adalah
saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan
dimasukkan dalam kelompok Allah SWT. Namun apabila kau
memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai
kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.
KESIMPULAN
Tubuhmu, dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah SWT dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah SWT dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian. "tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan" (QS Ali `Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !


Indah banget, menyentuh hati, karena selain "dalem" juga sarat akan makna yang sebenernya amat sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa yang kering dan gersang.
Salute to Anang!! (*_*)
Posted by: eCha | May 3, 2006 10:57 PM
Indah banget, menyentuh hati, karena selain "dalem" juga sarat akan makna yang sebenernya amat sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa yang kering dan gersang.
Salute to Anang!! (*_*)
Posted by: eCha | May 3, 2006 10:58 PM
Indah banget, menyentuh hati, karena selain "dalem" juga sarat akan makna yang sebenernya amat sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa yang kering dan gersang.
Salute to Anang!! (*_*)
Posted by: eCha | May 3, 2006 11:01 PM
hohohohoho......
gw banget gitu loh * gubraks..*
yah smoga ada manfaatnya coy.....
_X__x!
Posted by: 'Xin Tieng Oi | May 4, 2006 02:16 AM
dalem men..
Posted by: iman | May 4, 2006 11:34 PM
iya neh.., tapi satu pesen gw man, jangan pake jilbab dulu yah..
ntar aja klo udah kuat mentalnya heheheh :P
Posted by: 'Xin Tieng Oi | May 6, 2006 09:51 PM